ICE BSD, Tangerang Selatan, 17-20 September 2025 – Gabungan Penyuplai Hotel dan Restoran Indonesia (GPHRI) ambil bagian dalam International Furniture & Craft Fair Indonesia (IFFINA+) 2025, pameran terbesar furnitur, kerajinan, dan interior di Indonesia yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang. Kehadiran GPHRI menjadi pembuka koneksi antara dunia hospitality dengan ekosistem furnitur & kerajinan, membangun sinergi strategis serta memperkuat rantai suplai di industri pariwisata dan perdagangan.
Tema event tahun ini adalah “Story of Origin”, di mana IFFINA+ 2025 menyoroti produk-produk furnitur, kerajinan, home decor, interior, dan desain lokal yang memiliki keunikan asal-usul dan cerita budaya. Selain pameran produk, IFFINA+ menampilkan program-program pendukung seperti Talks+, Youth+ Project, dan Community+ untuk mempertemukan pelaku industri, kreator muda, serta membuka ruang business matching.
Sebagai asosiasi yang mewadahi penyuplai hotel dan restoran, GPHRI hadir di IFFINA+ 2025 dengan sejumlah target strategis:
- Mempromosikan produk anggota GPHRI yang relevan untuk industri furnitur dan dekorasi interior hotel/restoran, seperti peralatan dapur, perlengkapan dekorasi, tekstil, pencahayaan, dan lain-lain.
- Menjalin kemitraan dengan produsen furnitur dan kerajinan lokal untuk memperluas jaringan suplai ke hotel, restoran, dan sektor pariwisata. Fasilitas business matching di IFFINA+ menjadi medium penting bagi GPHRI untuk mempertemukan anggota dengan desainer, pengrajin, dan distributor.
- Memperkuat standar keberlanjutan dan kualitas produk, seiring dengan tema global yang makin menuntut produk-produk yang ramah lingkungan, etis, dan mencerminkan identitas budaya lokal.
- Berpartisipasi dalam sesi Talks+ atau forum diskusi untuk berbagi wawasan tentang kebutuhan pasar hospitality, tren desain interior hotel/restoran, serta bagaimana supplier bisa beradaptasi dengan permintaan global.
Partisipasi GPHRI di IFFINA+ dinilai penting karena:
- Membuka peluang ekspansi pasar anggota GPHRI ke segmen dekorasi interior dan furnitur atas permintaan hotel/restoran yang terus meningkat. Permintaan furnitur dan kerajinan global terus tumbuh, dan Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar dalam sektor ini.
- Menjadi tempat uji coba produk baru dan inovasi desain, sekaligus mendapatkan respons langsung dari pembeli baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
- Mendukung penguatan brand lokal, dimana hotel/restoran lebih banyak mencari produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki cerita lokal atau budaya, dan GPHRI dapat menjadi jembatan antara kebutuhan hospitality dan kreativitas kerajinan tradisional.
Walaupun penuh peluang, beberapa tantangan yang masih membayangi, antara lain:
- Standarisasi dan sertifikasi produk agar memenuhi kualifikasi internasional, termasuk aspek keberlanjutan, keamanan, dan regulasi ekspor.
- Logistik dan distribusi yang efisien, terutama bagi anggota GPHRI di daerah terpencil yang ingin memasok ke pasar besar seperti Jakarta atau ekspor.
- Desain dan inovasi yang terus diperbarui agar produk tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga memenuhi fungsi dan selera pelanggan hotel/restoran yang semakin modern dan beragam.
Partisipasi GPHRI di IFFINA+ 2025 merupakan langkah strategis yang mempertegas peran asosiasi sebagai penghubung antara dunia suplai hospitality dan industri furnitur & kerajinan. Adapun dari Anggota GPHRI yang turut serta dalam event IFFINA+ 2025 yaitu Guataka Professional Kitchan Consultant and Kitchen Contractor; Kumala Home & Kitchen; Tirta Ayu Spa; Onuka Chocolate; Mazaraat Cheese. Dengan pendekatan yang menggabungkan kualitas, keberlanjutan, dan identitas lokal, GPHRI berpotensi memperluas pangsa pasar anggotanya serta memperkuat ekosistem industri kreatif dan hospitality nasional.
